GWSM
(Garuda Wisnu Satria Muda)
Berikut adalah sejarah berdirinya Garuda Wisnu Satria Muda (GWSM) secara kronologis:
- Tahun 2015, sekelompok pemuda dari Dusun Pakeron, Kelurahan Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memulai inisiatif mendirikan sebuah kelompok seni tradisional karena kecintaan mereka pada seni budaya Jawa.
- Pada 16 Desember 2015, mereka mengikuti lomba karnaval menggunakan kostum dari kardus dan berhasil meraih juara 1 dalam lomba tersebut. Kemenangan ini menjadi titik awal pembentukan kas kelompok.
- Di awal berdirinya, mereka mengalami keterbatasan sarana seperti tidak memiliki gamelan, sehingga awal latihan mereka cukup sederhana.
- Pada Agustus 2016, secara resmi Garuda Wisnu Satria Muda terbentuk sebagai wadah seni tradisional dengan fokus melestarikan seni jathilan dan budaya Jawa.
- Kelompok ini mulai aktif latihan dan mengembangkan seni tradisional dengan memadukan konsep modern sehingga menarik minat kalangan remaja dan pemuda.
- Melalui kerja keras dan dukungan dari masyarakat, mereka mendapatkan dana awal dari berbagai aktivitas seperti pekerjaan tambang sumur yang kemudian digunakan untuk membeli alat tradisional seperti saron dan gembung.
- GWSM berkembang pesat dan dikenal luas melalui media sosial seperti YouTube dan TikTok dengan basis penggemar yang besar.
Sejarah ini menempatkan GWSM sebagai simbol perjuangan pemuda yang ingin melestarikan warisan budaya melalui seni tradisional sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Beberapa kegiatan penting dan terbaru mereka meliputi:
- Pada September 2025, GWSM menggelar pertunjukan seni jathilan di Taman Rekreasi Kalianget yang sukses menarik lebih dari 1800 penonton meskipun diguyur hujan. Acara menampilkan berbagai tarian tradisional seperti Tari Pendet Bali, Tari Topeng Ireng, Tari Gedruk, dan Tari Warok yang memukau penonton.
- Pada November 2025, mereka tampil dalam berbagai festival seni seperti Festival Kebonkliwon dan Mertoyudan Fest #2 di Magelang, dengan pertunjukan live yang menarik banyak penggemar dan penonton.
- GWSM juga aktif memanfaatkan media sosial untuk melakukan live streaming pertunjukan mereka, menjangkau penggemar yang lebih luas dan memberikan hiburan secara digital.
- Ada pula acara meet and greet eksklusif yang direncanakan pada Desember 2025 sebagai bagian dari interaksi mereka dengan penggemar.
- Dalam seluruh kegiatannya, GWSM menunjukkan semangat gotong-royong tinggi dan menjaga tradisi seni sambil tetap membawa inovasi yang cocok dengan zaman sekarang.
Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa GWSM tidak hanya fokus pada pertunjukan seni langsung tetapi juga memperluas jangkauan mereka melalui teknologi digital serta membangun komunitas penggemar yang besar dan setia.

Comments
Post a Comment